"Belajar Itu Indah"

a. Hidupkan komputer server dan login sebagai root

b. Install paket DHCP terlebih dahulu dengan menggunakan perintah ( apt-get install dhcp3-server)

c. Kemudian masukkan CD. Yaitu Update CD2: CD1 berarti yang dimasukkan adalah CD 8, Pada menu DHCP server isi dengan eth0>Ok>Ok

d. Setelah penginstalan DHCP selesai maka dapat kita lihat apakah benar-benar sudah terinstall paket DHCP tersebut dengan menggunakan perintah ( cd /etc/dhcp3-server atau cd /etc kemudian ls) jika sudah terinstall maka pada directory /etc akan tampak penambahan

e. Setelah selesai mengecek maka memulai untuk konfigurasi yang pertama untuk DHCP dengan menggunakan perintah ( vi /etc/dhcp3-server/dhcpd.conf)

optiondomain-name “ica.com” (sesuai dengan domain saat penginstalan)

optiondomain-name-servers “ns1.ica.com”(dapat juga menggunakan IP)

subnet (masukkan IP network) 192.168.10.0 netmask 255.255.255.0 {

range (batas IP yang diberikan ke client) 192.168.10.222 192.168.10.230;

options routers (masukkan IP gateway) 192.168.10.1;

}

f. Kemudian save dengan menggunakan perintah (wq!)

g. Setelah disimpan lakukan service pada DHCP yang telah kita konfigurasi dengan menggunakan perintah (/etc/init.d/dhcp3-server restart)

h. Jika tidak error maka konfigurasi berhasil dan dapat di tes dengan menggunakan perintah ping (masukkan IP ) 192.168.10.220 jika balasan reply maka sudah berhasil

i. Setelah itu dapat mengatur atau menambahkan interface default dengan menggunakan perintah ( vi /etc/network/default)

INTERFACES = “eth0”(interfaces yang digunakan sebagai dhcp server)

Setelah mengatur defaultnya maka kita masuk kenetwork lagi untuk mengatur optionsnya dengan mengubah ip- fordwardnya menjadi yes kemudian save dengan menggunakan perintah (wq!)

Setiap ada perubahan atau penambahan pada paket yang dikonfigurasi jangan lupa direstart dengan menggunakan perintah (/etc/init.d/dhcp3-server restart)

Pengetesan pada komputer client

1. Hidupkan komputer

2. kemudian pastikan komputer client terhubung pada jaringan server menggunakan kabel Cross

3. pada komputer client > pilih control panel>pilih Network and internet connections

4. kemudian pilih Network connections > kemudian klik kanan > Properties pada LAN or High-Speed Internet > pilih internet protocol [TCP/IP] > properties > pada option pilih obtain an IP address automatically dan obtain DNS server address automatically > apply > ok

5. setelah itu tes DHCP dari client keserver dengan menggunakan command prompt dengan menggunakan menu run atau bisa juga windows+ r

6. setelah masuk kemenu run ketik cmd kemudian masukkan perintah ipconfig /all jika DHCP sudah terbaca maka pada keterangan tentang DHCP akan menjadi yes

7. dan dapat juga di tes dengan menggunakan perintah ping 192.168.10.220 dari client keserver jika balasannya replay maka berhasil

Comments on: "Konfigurasi DHCP pada Linux Debian Woody" (1)

  1. […] Konfigurasi DHCP pada Linux Debian Woody […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: