"Belajar Itu Indah"

Wi Fi Fungsi Ganda

Dual Mode

Telepon Selular Dual Mode adalah telepon selular yang dapat menggunakan lebih dari satu jaringan sekaligus untuk menerima ataupun mengirimkan data. Dual mode dapat dikategorikan menjadi tiga jenis, yaitu:

  • kompabilitas jaringan

yaitu sebuah telepon selular yang dapat digunakan di dua system yang berbeda, yaitu GSM dan CDMA. Dual slot lantaran ia dibekali dua slot untuk kartu SIM dan RUIM(T4863).

  • radio selular dan nonselular

telepon selular dapat digunakan untuk hubungan telepon dan juga dapat digunakan untuk hubungan WiFi atau DECT (Digital Enhanced Cordless Telecommunications)

  • Telepon kabel

Telepon kabel dengan menggunakan teknologi VoIP dan POTS. Namun telepon jenis seperti ini membutuhkan router dan modem khusus untuk membuat panggilan VoIP

Wi Fi

(Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat dan aman. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda Wi-Fi Hot Spot. Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah kepraktisan,tidak perlu repot memasang kabel network. Untuk masalah kecepatan tergantung sinyal yang diperoleh.

Wi-Fi hanya dapat di akses dengan peralatan Wi-Fi certified Radio seperti komputer, laptop, PDA atau Cellphone. Untuk Laptop versi terbaru keluaran tahun 2007, sudah terdapat Wi-Fi on board. Bila belum tersedia pemakai dapat menginstall Wi-Fi PC Cards yang berbentuk kartu di PCMCIA Slot yang terdapat di laptop atau Wi-Fi USB .

Untuk PDA, pemakai dapat menginstall Compact Flash format Wi-Fi radio di slot yang telah tersedia. Bagi pengguna yang komputer atau PDA – nya menggunakan Windows XP, hanya dengan memasangkan kartu ke slot yang tersedia, Windows XP akan dengan sendirinya mendeteksi area disekitar Anda dan mencari jaringan Wi-Fi yang terdekat dengan Anda. Amatlah mudah menemukan tanda apakah peranti tersebut memiliki fasilitas Wi-Fi, yaitu dengan mencermati logo Wi-Fi CERTIFIED pada kemasannya. Meskipun Wi-Fi hanya dapat diakses ditempat yang bertandakan Wi-Fi Hotspot, jumlah tempat-tempat umum yang menawarkan Wi-Fi Hotspot meningkat secara drastis. Hal ini disebabkan karena dengan dijadikannya tempat mereka sebagai Wi-Fi Hotspot berarti pelanggan mereka dapat mengakses internet yang artinya memberikan nilai tambah bagi para pelanggan.

Layanan Wi-Fi yang ditawarkan oleh masing-masing Hot Spot pun beragam, ada yang menawarkan akses secara gratis seperti halnya di executive lounge Bandara, ada yang mengharuskan pemakainya untuk menjadi pelanggan salah satu ISP yang menawarkan fasilitas Wi-Fi dan ada juga yang menawarkan kartu pra-bayar. Apapun pilihan Anda untuk cara mengakses Wi-Fi, yang terpenting adalah dengan adanya Wi-Fi, Anda dapat bekerja dimana saja dan kapan saja hingga Anda tidak perlu harus selalu terkurung di ruang kerja Anda untuk menyelesaikan setiap pekerjaan.

PERKEMBANGAN DUAL MODE Wi-Fi

Pasar telepon seluler (ponsel) dual mode atau memiliki kemampuan akses jaringan seluler GSM dan jaringan Internet nirkabel Wi-Fi (wireless fidelity) terus meningkat. riset Juniper Research yang memproyeksikan pasar ponsel dual mode pada 2012 mencapai US$68 miliar.

Saat ini permintaan perangkat yang dapat memudahkan aktivitas pengguna untuk melakukan komunikasi melalui jaringan voice over Internet protocol (VoIP) baik dari kalangan korporasi maupun konsumer terus menunjukkan pertumbuhan

VoIP

VoIP (Voice over Internet Protocol) merupakan teknologi melewatkan suara (voice) ke dalam bentuk data packet melalui jaringan IP (Internet Protocol) yaitu di posisi layer 3, layer network menurut model OSI (Open Systems Interconnection). Sedangkan untuk jaringan IP sendiri dapat melalui banyak cara yaitu dapat melalui jaringan Wi-Fi hotspot, jaringan kabel broadband DSL (digital subscriber line), TV kabel, Satellite dan lain sebagainya.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan ponsel dual mode tersebut, maka selain dapat melakukan pembicaraan lewat jaringan seluler, kita juga dapat melakukan pembicaraan VoIP melalui Wi-Fi, atau sering disebut sebagai VoWi-Fi (voice over wireless fidelity).

MOBILE CONVERGENCE APPLIANCE

mobile convergence appliance (MCA)atau perangkat konvergensi bergerak. Perangkat ini berbasis sistem operasi Linux yang dapat digunakan dengan ponsel yang bisa diprogram (disebut juga ponsel cerdas).

Ketika seorang pengguna berada di dalam kantor, MCA akan menyampaikan panggilan telepon masuk, baik ke ponsel maupun ke telepon meja. Karena selalu terhubung secara konstan dengan ponsel, MCA bisa menentukan apakah ponsel dapat dijangkau via jaringan Wi-Fi. Ini berarti tidak ada biaya tambahan yang dibebankan.

Jika seorang pengguna sedang berada di jalan, MCA akan menentukan apakah ponsel bisa dijangkau oleh hotspot Wi-Fi terdekat atau panggilan itu disampaikan melalui link jaringan seluler standar. Proses sebaliknya juga berlaku untuk membuat panggilan dari peralatan komunikasi bergerak.

Sementara itu, panggilan yang tidak terjawab akan diteruskan oleh MCA ke sistem voice mail perusahaan. Produk DiVitas ini juga terbilang cerdas. Ia bisa secara konstan mengevaluasi kualitas koneksi. Misalnya, jika Anda berada di Starbucks menggunakan hotspot Wi-Fi yang tersedia, tapi tamu lain yang duduk di sebelah Anda sedang mengunduh file video dari YouTube, peralatan mengukur degradasi yang terjadi. Jika tidak sanggup, akan diserahkan ke jaringan seluler.

FIXED MOBILE CONVERGENCE

FMC (fixed mobile convergence) merupakan gabungan dua teknologi yang berbeda yaitu teknologi seluler dan Wi-Fi menjadi satu bentuk layanan yang terintegrasi dalam satu device’ yaitu ponsel. Teknologi FMC menjanjikan sebuah layanan komunikasi yang always on bagi pelanggan yang melakukan aktifitas bergerak maupun tetap.

Secara sederhana dapat digambarkan sebagai berikut. Seseorang memiliki ponsel dual mode dan berlangganan layanan FMC. Suatu saat di pagi hari sebelum berangkat ke kantor, dia menerima panggilan di ponsel dual modenya dari atasannya untuk sebuah tugas tertentu.

Jaringan FMC secara otomatis akan menyalurkan panggilan tersebut ke jaringan broadband Wi-Fi yang tersedia di rumah. Selama pembicaraan tersebut, dia berjalan ke mobilnya, dan mulai menyetir mobilnya keluar dari komplek perumahan. Pada saat itu FMC akan secara seamless memindahkan pembicaraan yang masih berlangsung tersebut ke jaringan seluler tanpa terjadi gangguan ataupun drop call. Ketika berada di kantor, semua komunikasi melalui ponsel dual mode-nya akan kembali dilayani oleh jaringan Wi-Fi di kantornya. FMC dapat ditinjau dari beberapa tipe arsitektur yaitu diantaranya adalah tipe berbasis UMA (unlicensed mobile access) dan tipe berbasis SIP (session initiation protocol).

Tipe UMA merupakan tipe arsitektur FMC yang menerapkan teknologi tunneling GSM melewati jaringan Wi-Fi dimana dilakukan encapsulation terhadap signaling dan bearer -nya. Model UMA tidak mendukung protokol SIP, sehingga MSC (mobile switching center) yang ada masih dapat dipertahankan dan bertanggung jawab melakukan switching dan call control. Salah satu operator yang sudah memberikan layanan FMC UMA ini adalah British Telecom.

Tipe FMC yang lain adalah berbasis protokol SIP yaitu model FMC yang berbasis pada teknologi IMS (IP multimedia subsystems) yang standarisasinya dikerjakan oleh 3GPP (The Third Generation Partnership Project). IMS merupakan next generation network (NGN) yang mampu menggantikan teknologi switch atau exchange yang sekarang ini masih berbasis pada circuit atau TDM (time division multiplexing).

Mobile Switching Center (MSC) dari jaringan seluler yang sudah ada tetap dipertahankan dan IMS akan berkerja bersama dengan MSC tersebut dengan konsep roaming, sehingga salah satu network akan menjadi home network dan yang lain akan menjadi visited network. Pada jaringan 3G, dimana semua infrastrukturnya adalah IP, maka semua fungsi-fungsi MSC akan tergantikan oleh IMS.

Dual Mode Wi-Fi terbaru yang diluncurkan oleh perusahaan Cina mengkombinasikan jaringan Wi-Fi/Wimax dengan GSM/CDMA/3G (UMTS). Kombinasi itu menghasilkan pembicaraan telepon yang tidak akan terputus walau Anda keluar dari jaringan Wi-Fi/Wimax dan masuk ke dalam jaringan telepon selular (ponsel).

HYBRID CELL PHONE

Hybrid Cell phone adalah telepon seluler (ponsel) yang berkemampuan Wi-Fi, yang sekaligus mampu memanfaatkan dua sistem komunikasi, yakni seluler atau bergerak dan jaringan Wi-Fi. Perkembangan ponsel dual-mode ini akan semakin meningkat dan menarik banyak orang untuk menggunakannya. Karena, dengan semakin matang teknologinya, para pengguna akan memperoleh peluang untuk berkomunikasi secara tanpa batas dan lebih ekonomis, karena cukup dengan satu ponsel yang sama, Anda berkemampuan untuk berkomunikasi di banyak tempat dengan mudah.

Ketika di rumah, dengan ponsel yang sama, Anda dapat terhubung ke jaringan Wi-Fi rumah atau nantinya layanan telepon VoIP pita-lebar. Ketika keluar rumah dan masuk ke mobil, maka sepanjang perjalanan Anda tetap dapat berkomunikasi mengandalkan jaringan bergerak (GSM/CDMA). Begitu sampai di kantor, ponsel Anda akan secara otomatis masuk ke jaringan Wi-Fi LAN atau VoIP kantor. Bukan saja komunikasi Anda tidak terputus, meskipun Anda berpindah-pindah dari satu jaringan ke jaringan lainnya, komunikasi Anda juga semakin mudah dan ekonomis.

Ponsel berteknologi seperti ini akan menjadi solusi peralihan ke jaringan Wi-Fi yang menghasilkan komunikasi bermutu tinggi, baik di dalam rumah maupun gedung perkantoran, yang sangat sulit Anda peroleh ketika sedang berada di luar dengan menggunakan jaringan seluler. Selain itu, juga akan menyediakan kecepatan surfing Web di smartphone Anda.

Spesifikasi

Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, and 802.11n. Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.

Spesifikasi Wi-Fi
Spesifikasi Kecepatan Frekuensi
Band
Cocok
dengan
802.11b 11 Mb/s 2.4 GHz b
802.11a 54 Mb/s 5 GHz a
802.11g 54 Mb/s 2.4 GHz b, g
802.11n 100 Mb/s 2.4 GHz b, g, n

Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.

Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:

  • Channel 1 – 2,412 MHz;
  • Channel 2 – 2,417 MHz;
  • Channel 3 – 2,422 MHz;
  • Channel 4 – 2,427 MHz;
  • Channel 5 – 2,432 MHz;
  • Channel 6 – 2,437 MHz;
  • Channel 7 – 2,442 MHz;
  • Channel 8 – 2,447 MHz;
  • Channel 9 – 2,452 MHz;
  • Channel 10 – 2,457 MHz;
  • Channel 11 – 2,462 MHz

Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.

Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).

Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.

Tingginya animo masyarakat –khususnya di kalangan komunitas Internet– menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.

Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.

Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut –yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan– dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat.

Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.

Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000 di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia.

Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar dollar Amerika dari tahun 2002 (www.analysys.com).

Wi-fi Hardware

clip_image001

Wi-fi dalam bentuk PCI

Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa :

clip_image003

Wi-fi dalam bentuk USB

Mode Akses Koneksi Wi-fi

Ada 2 mode akses koneksi Wi-fi, yaitu

Ad-Hoc

Mode koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point

Infrastruktur

Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).

Sistem Keamanan Wi-fi

Terdapat beberapa jenis pengaturan keamanan jaringan Wi-fi, antara lain:

Popularitas Wi-fi

Di Indonesia sendiri, penggunaan Internet berbasis Wi-Fi sudah mulai menggejala di beberapa kota besar. Di Jakarta, misalnya, para maniak Internet yang sedang berselancar sambil menunggu pesawat take off di ruang tunggu bandara, sudah bukan merupakan hal yang asing.

Fenomena yang sama terlihat diberbagai kafe –seperti Kafe Starbuck dan La Moda Cafe di Plaza Indonesia, Coffee Club Senayan, dan Kafe Mister Bean Coffee di Cilandak Town Square– dimana pengunjung dapat membuka Internet untuk melihat berita politik atau gosip artis terbaru sembari menyeruput cappucino panas.

Dewasa ini, bisnis telepon berbasis VoIP (Voice over Internet Protocol) juga telah menggunakan teknologi Wi-Fi, dimana panggilan telepon diteruskan melalui jaringan WLAN. Aplikasi tersebut dinamai VoWi-FI (Voice over Wi-Fi).

Beberapa waktu lalu, standar teknis hasil kreasi terbaru IEEE telah mampu mendukung pengoperasian layanan video streaming. Bahkan diprediksi, nantinya dapat dibuat kartu (card) berbasis teknologi Wi-Fi yang dapat disisipkan ke dalam peralatan eletronik, mulai dari kamera digital sampai consoles video game (ITU News 8/2003).

Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa bisnis dan kuantitas pengguna teknologi Wi-Fi cenderung meningkat, dan secara ekonomis hal itu berimplikasi positif bagi perekonomian nasional suatu negara, termasuk Indonesia.

Meskipun demikian, pemerintah seyogyanya menyikapi fenomena tersebut secara bijak dan hati-hati. Pasalnya, secara teknologis jalur frekuensi –baik 2,4 GHz maupun 5 GHz– yang menjadi wadah operasional teknologi Wi-Fi tidak bebas dari keterbatasan (Kompas, 5/2/2004).

Pasalnya, pengguna dalam suatu area baru dapat memanfaatkan sistem Internet nirkabel ini dengan optimal, bila semua perangkat yang dipakai pada area itu menggunakan daya pancar yang seragam dan terbatas.

Apabila prasyarat tersebut tidak diindahkan, dapat dipastikan akan terjadi harmful interference bukan hanya antar perangkat pengguna Internet, tetapi juga dengan perangkat sistem telekomunikasi lainnya.

Bila interferensi tersebut berlanjut –karena penggunanya ingin lebih unggul dari pengguna lainnya, maupun karenanya kurangnya pemahaman terhadap keterbatasan teknologinya– pada akhirnya akan membuat jalur frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.

Keterbatasan lain dari kedua jalur frekuensi nirkabel ini (khususnya 2,4 GHz) ialah karena juga digunakan untuk keperluan ISM (industrial, science and medical).

Konsekuensinya, penggunaan komunikasi radio atau perangkat telekomunikasi lain yang bekerja pada pada pita frekuensi itu harus siap menerima gangguan dari perangkat ISM, sebagaimana tertuang dalam S5.150 dari Radio Regulation.

Dalam rekomendasi ITU-R SM.1056, diinformasikan juga karakteristik perangkat ISM yang pada intinya bertujuan mencegah timbulnya interferensi, baik antar perangkat ISM maupun dengan perangkat telekomunikasi lainnnya.

Rekomendasi yang sama menegaskan bahwa setiap anggota ITU bebas menetapkan persyaratan administrasi dan aturan hukum yang terkait dengan keharusan pembatasan daya.

Menyadari keterbatasan dan dampak yang mungkin timbul dari penggunaan kedua jalur frekuensi nirkabel tersebut, berbagai negara lalu menetapkan regulasi yang membatasi daya pancar perangkat yang digunakan.

sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Wi_Fi_Fungsi_Ganda

Comments on: "Wi Fi Fungsi Ganda" (1)

  1. gini….
    q mu tanya q kan pakek HP yg ada WIFIx tp kok stlah saya konekkan dgn hot spot kok gk bisa buat internetan…..apa ada yg slh dengan setinganx atau q kurang tau pakekx…..q pakek HP china merek CROSS tipe CB89wi…..mohon bantuanx…..?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: